BERITA UNIK

5 Cara Komunikasi ke Pasangan saat Anda Butuh Waktu Sendiri

5 Cara Komunikasi ke Pasangan saat Anda Butuh Waktu Sendiri

Me time atau waktu sendiri dan rehat sejenak dari pasangan juga dibutuhkan saat di rumah aja. Namun komunikasikan dengan si dia agar tak salah paham.

Situs Judi Online Terpercaya 5 Cara Komunikasi ke Pasangan saat Anda Butuh Waktu Sendiri
Pandemi membuat waktu di rumah makin banyak. Begitu pula kebersamaan dengan pasangan, tidak bisa dimungkiri pandemi membuat Anda makin intim dan mengenal si dia. Namun sisi negatifnya, Anda seolah kehilangan waktu untuk sendiri atau ‘me time’.

Di masa sebelum pandemi, mungkin Anda menyisihkan waktu untuk nongkrong bersama teman atau ke salon. Sekarang, mungkin Anda tidak memiliki daya untuk mengungkapkan kebutuhan me time ini pada pasangan. Padahal me time dibutuhkan untuk menjaga ‘kewarasan’ dan kebahagiaan diri.

Beberapa tips di bawah ini perlu diingat agar Anda lebih siap untuk berbicara dan minta waktu sejenak sendiri.

1. Temukan definisi waktu sendiri buat Anda

Menurut Cicely Horsham-Brathwaite, psikolog dan mindset coach, untuk menjadi pasangan yang baik maka kebutuhannya perlu terpenuhi dan ada rasa bahagia. Untuk memperoleh hal ini, orang perlu kesempatan untuk bersama diri sendiri baik secara fisik atau emosional.

Anda perlu mencari tahu tentang kebutuhan ruang sendiri buat Anda akan seperti apa. Ada yang perlu keluar rumah sebentar, ada yang perlu menyendiri ditemani headphone dan ponsel. Tidak ada rumus pasti karena tiap orang punya kebutuhan dan keinginan me time yang berbeda.

2. Permintaan spesifik

Stres, lelah, juga frustasi Anda mungkin melontarkan keinginan begitu saja. Kalimat ‘Aku cuma mau sendirian’, mungkin bakal terdengar seolah Anda ingin mengusir si dia sementara. Kemudian jika Anda melontarkan ‘Aku butuh ruang’, ruang di sini bakal punya banyak arti.

Pastikan kebutuhan Anda disampaikan secara spesifik. Laku ini akan mengurangi kecemasan pasangan, juga kecemasan Anda.

3. Mulai diskusi, bukan adu argumen

Pasangan mungkin merajuk atau marah saat Anda mencoba berbicara. Tetap teguh pada kebutuhan Anda dan ingat saat kebutuhan Anda terpenuhi, Anda bisa jadi pasangan yang baik. “Kita tidak harus memulai argumen untuk mendapatkan ruang,” kata Vernessa Roberts, psikolog konseling, mengutip dari Self.

Mungkin gestur pasangan membuat Anda ingin berkomentar, tetapi coba tetap fokus pada inti pembicaraan. Horsham-Brathwaite menambahkan jika Anda takut dengan reaksi pasangan, baiknya Anda menghubungi tenaga profesional untuk memperoleh dukungan.

4. Ingat, Anda tidak egois

Saat reaksi pasangan tidak sejalan dengan keinginan Anda, mungkin Anda mulai ragu. Anda berpikir keinginan untuk sendiri itu egois. Ingat, Anda pantas mendapatkannya. Perubahan selama masa pandemi pasti sangat menyita tenaga dan pikiran. Waktu sendiri sangat diperlukan untuk kembali stabil setelah terpaan berbagai perubahan dan tuntutan untuk beradaptasi. Tidak ada yang salah dengan hubungan Anda.

“Menghabiskan waktu sendiri sebenarnya adalah tanda hubungan yang sehat,” kata Roberts.

5. Rencanakan pertemuan spesial

“Jika pasangan mengatakan ‘Saya butuh ruang’ dapat meningkatkan kecemasan mereka, jadi menurut saya salah satu cara untuk menyeimbangkan adalah dengan menambahkan beberapa perencanaan,” kata Horsham-Brathwaite.

Perencanaan di sini maksudnya rencana untuk pertemuan yang spesial setelah Anda menghabiskan waktu sendiri. Tentu ada kerinduan dengan makan malam romantis, piknik atau sekadar menonton film berdua di ruang keluarga. Sedikit rasa rindu setelah beberapa waktu ‘berpisah’ pasti membuat hal-hal sederhana ini terasa istimewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *